About

Produk Terbaru

Potensi Penggunaan TI dan Medsos dalam Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) bersama The Asia Foundation (TAF) bekerjasama untuk meningkatkan kualitas Pemilu di Indonesia. Komponen kerjasama ini ditujukan untuk menghasilkan kualitas pemantauan Pemilu dari lembaga pemantau yang terakreditasi, semakin baik. Dalam peningkatan kualitas penyelenggaran Pemilu tersebut, JPPR menggagas untuk menggunakan tekhnologi informasi dan media sosial dalam proses dan kegiatan pemantauan. Laporan ini adalah hasil dari, Pertama; Pemetaan internal jaringan JPPR tentang minat dan partisipasi masyarakat dalam peningkatan kualitas Pemilu dan, Kedua; Uji coba JPPR dalam praktik penggunaan tekhnologi informasi dan media sosial dalam proses pemantauan melalui Pilkada Jawa Timur.

Rembug Nasional JPPR: Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi

Mas Hilmi Ali salah seorang pendiri JPPR dalam Rembug Nasional JPPR Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi
Mas Hilmi Ali salah seorang pendiri JPPR dalam Rembug Nasional JPPR Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi

Yus Fitriadi dalam Rembug Nasional JPPR- Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi

Sesi Malam Rembug Nasional JPPR- Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi

Sesi Malam Rembug Nasional JPPR- Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan DemokrasiAdd caption

Seniora-Seniora dalam Rembug Nasional JPPR- Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi

Rembug Nasional JPPR: Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi

Rembug Nasional JPPR: Mengawal Suara Rakyat, Menguatkan Demokrasi
Mari merapat: Rembug Nasional JPPR @SeknasJPPR @mitaaurora @caknanto @kabarafif @Masykurudin @BurhanMuhtadi http://t.co/k9FuZUnSvi

Seminar dan Diskusi Publik - Mempertahankan Pilkada langsung, Menguatkan Demokrasi

Seminar dan Diskusi Publik - Mempertahankan Pilkada langsung, Menguatkan Demokrasi
Seminar dan Diskusi Publik - Mempertahankan Pilkada langsung, Menguatkan Demokrasi

Untuk disiarkan          : Rabu 22 Oktober 2014
Reporter                      : Aldinah Rosmi

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Politik UIN Jakarta bekerja sama dengan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), kemarin pagi menggelar acara seminar dan diskusi publik. Acara yang belangsung di aula lantai satu gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu, mengangkat tema “Pilkada Langsung: Mengawal Suara Rakyat dan Menguatkan Demokrasi di Indonesia”. Diskusi yang minim peserta mahasiswi tersebut, mengundang pembicara yaitu, M. Afifudin selaku Koordinator Nasional JPPR, Andar Nubowo (Diektur Lembaga Indo Strategi), Iding Rasyidin Hasan (Deputi Direktur The Political Literacy), Pramono Tanthowi (Ketua PANWASLU Provinsi Banten), serta Ala’i Najib (anggota Lakpesdam NU).

Ketua HMJ Ilmu Politik, Ahmad Nur Kholis, mengatakan, tujuan diadakannya seminar dan diskusi dengan tema pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung, yakni karena berkaitan dengan disiplin ilmu sosial dan politik, yang memang dipelajari oleh mahasiswa jurusan ilmu politik. Ahmad menambahkan, hal yang mendasar lainnya adalah masalah ketertarikan mahasiswa dengan diskusi yang kini semakin berkurang, padahal mahasiswa sudah sepatutnya ikut serta dalam perubahan bangsa yang lebih baik.


Dalam seminar dan diskusi tersebut, masing-masing pembicara memaparkan materi serta mengutarakan argumennya masing-masing terkait polemik Pilkada langsung. Salah satu pembicara, M. Afifudin (Koordinator Nasional JPPR) menyampaikan, kalangan akademisi harus melakukan berbagai cara terhadap tekanan-tekanan mengenai Pilkada yang dilakukan secara tidak langsung, salah satunya dengan melakukan aksi turun ke jalan. Disamping itu, M. Afifudin mengatakan bahwa bagaimanapun Pilkada harus dilaksanakan secara langsung mengingat negara kita adalah negara demokrasi. 
 
Kembali Ke Atas